Kamis, 06 Agustus 2026

LATIHAN SOAL SOSIOLOGI KELAS X SEM 1 BAB 1 2026 2027

 LATIHAN SOAL SOSIOLOGI



Bab 1 — Pengantar Sosiologi

Soal Berbasis HOTS (Higher Order Thinking Skills)

Nama Sekolah

MAN 2 Nganjuk

Mata Pelajaran

Sosiologi

Kelas / Fase

X (Sepuluh) / Fase E

Kurikulum

Kurikulum Merdeka

Tahun Ajaran

2026/2027

Guru Mata Pelajaran

Puguh Utomo, S.Sos.

Jumlah Soal

20 (15 Pilihan Ganda + 5 Uraian)

Alokasi Waktu

90 menit

Petunjuk Pengerjaan:

1.    Bacalah setiap soal dengan cermat sebelum menjawab.

2.    Kerjakan soal pilihan ganda dengan memilih satu jawaban yang paling tepat.

3.    Kerjakan soal uraian dengan menuliskan analisis dan argumen secara logis, bukan sekadar mengulang definisi.

4.    Kunci jawaban dan pembahasan tersedia pada halaman terakhir dokumen ini.

Bagian A — Pilihan Ganda

Seorang sosiolog meneliti pengaruh urbanisasi terhadap struktur keluarga dengan cara mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi langsung di lapangan, bukan sekadar menduga-duga.

1. Kegiatan penelitian tersebut paling tepat mencerminkan ciri sosiologi sebagai ilmu yang bersifat ....

A. Empiris

B. Teoretis

C. Kumulatif

D. Non-etis

E. Normatif

Teori tentang solidaritas sosial yang dikemukakan Émile Durkheim disusun dengan memperbaiki dan mengembangkan pemikiran-pemikiran sosiolog sebelumnya, termasuk Auguste Comte.

2. Proses penyempurnaan teori secara berkesinambungan seperti pada ilustrasi tersebut menunjukkan ciri sosiologi yang ....

A. Empiris

B. Kumulatif

C. Non-etis

D. Deduktif

E. Ideologis

Dalam mengkaji fenomena pengangguran akibat otomatisasi industri, seorang sosiolog hanya menjelaskan faktor penyebab dan dampaknya, tanpa menilai apakah pekerja yang menganggur itu "bersalah" atau "malas".

3. Sikap ilmiah sosiolog tersebut mencerminkan ciri sosiologi yang bersifat ....

A. Teoretis

B. Empiris

C. Non-etis

D. Kumulatif

E. Preskriptif

Setelah mengamati pola interaksi remaja pengguna media sosial di beberapa kota, seorang peneliti menyusun konsep umum tentang "budaya validasi digital" yang dapat digunakan untuk menjelaskan fenomena serupa di tempat lain.

4. Aktivitas menyusun abstraksi dari hasil observasi menjadi konsep umum tersebut menunjukkan sosiologi bersifat ....

A. Empiris

B. Non-etis

C. Kumulatif

D. Teoretis

E. Spekulatif

Seorang guru sosiologi menjelaskan bahwa yang dikaji sosiologi bukan hanya "masyarakat" secara umum, melainkan secara khusus hubungan antarmanusia dan pengaruhnya terhadap kehidupan bersama.

5. Penjelasan guru tersebut sedang menekankan pembahasan tentang ....

A. Objek material sosiologi

B. Objek formal sosiologi

C. Metode kuantitatif

D. Fungsi sosiologi

E. Paradigma sosiologi

Auguste Comte berpendapat masyarakat dapat dipelajari secara ilmiah layaknya ilmu alam melalui pengamatan objektif (positivisme), sedangkan Max Weber menekankan pentingnya memahami makna subjektif di balik tindakan sosial individu (verstehen).

6. Perbedaan mendasar antara pendekatan Comte dan Weber dalam memahami masyarakat terletak pada ....

A. Comte fokus pada individu, Weber fokus pada struktur sosial

B. Comte menekankan observasi objektif, Weber menekankan pemahaman makna di balik tindakan

C. Comte menolak metode ilmiah, Weber mendukungnya sepenuhnya

D. Comte dan Weber memiliki pandangan yang sama tentang masyarakat

E. Comte mengkaji ekonomi, Weber mengkaji agama semata

Seorang peneliti ingin memahami alasan dan makna di balik keputusan sekelompok remaja bergabung dengan komunitas motor melalui wawancara mendalam dan penghayatan atas sudut pandang mereka.

7. Pendekatan yang digunakan peneliti tersebut paling sesuai dengan gagasan tokoh sosiologi bernama ....

A. Auguste Comte

B. Émile Durkheim

C. Max Weber

D. Karl Marx

E. Herbert Spencer

Dalam industri layanan transportasi daring, sebagian pengemudi menuntut kesejahteraan yang lebih baik karena merasa nilai kerja mereka tidak sebanding dengan keuntungan yang diperoleh perusahaan aplikasi.

8. Fenomena tersebut paling relevan dianalisis menggunakan kerangka pemikiran tokoh sosiologi ....

A. Auguste Comte, tentang hukum tiga tahap

B. Émile Durkheim, tentang fakta sosial

C. Max Weber, tentang birokrasi

D. Karl Marx, tentang konflik kelas

E. Herbert Spencer, tentang evolusi sosial

Seorang peneliti ingin mengetahui rata-rata durasi penggunaan media sosial siswa SMA/MA di suatu kabupaten dengan cara menyebarkan kuesioner kepada 500 responden.

9. Metode penelitian yang paling tepat digunakan peneliti tersebut adalah ....

A. Studi kasus

B. Wawancara mendalam

C. Observasi partisipatif

D. Metode kuantitatif

E. Etnografi

Seorang mahasiswa ingin memahami secara mendalam alasan warga sebuah kampung mempertahankan tradisi gotong royong di tengah arus modernisasi, dengan tinggal dan berinteraksi langsung bersama warga selama beberapa bulan.

10. Pendekatan penelitian yang paling sesuai untuk kasus tersebut adalah ....

A. Survei berskala besar

B. Metode kuantitatif dengan angket tertutup

C. Metode kualitatif melalui observasi partisipatif

D. Studi statistik deskriptif

E. Eksperimen laboratorium sosial

Munculnya sosiologi pada abad ke-19 di Eropa tidak dapat dilepaskan dari guncangan besar akibat Revolusi Industri dan Revolusi Prancis yang mengubah tatanan sosial masyarakat secara drastis.

11. Keterkaitan antara peristiwa sejarah tersebut dengan lahirnya sosiologi menunjukkan bahwa ....

A. Sosiologi lahir tanpa kaitan dengan peristiwa sosial tertentu

B. Perubahan sosial besar mendorong kebutuhan akan ilmu yang mampu menjelaskan tatanan masyarakat yang baru

C. Revolusi Industri hanya berkaitan dengan ilmu ekonomi, bukan sosiologi

D. Sosiologi muncul sebagai reaksi terhadap ilmu alam semata

E. Revolusi Prancis tidak memiliki dampak sosial apa pun

Pemerintah daerah menggunakan hasil kajian sosiologi tentang pola kemiskinan di suatu wilayah sebagai dasar untuk merancang program bantuan sosial yang lebih tepat sasaran.

12. Ilustrasi tersebut menunjukkan fungsi sosiologi dalam ....

A. Penelitian murni tanpa tujuan praktis

B. Perencanaan sosial (social planning)

C. Penilaian moral terhadap masyarakat miskin

D. Pembentukan hukum pidana

E. Pengembangan teknologi informasi

Dua orang siswa berdebat: Siswa A menyatakan bahwa fenomena tawuran pelajar terjadi murni karena pelakunya "nakal dan tidak bermoral". Siswa B menyatakan perlu dikaji faktor sosial seperti pola asuh, tekanan kelompok, dan kondisi ekonomi tanpa terburu-buru menghakimi.

13. Cara pandang siswa B lebih mencerminkan prinsip kajian sosiologis karena ....

A. Menghindari kajian ilmiah terhadap masalah sosial

B. Menilai pelaku secara moral sebagai fokus utama analisis

C. Menjelaskan fenomena sosial secara objektif berdasarkan faktor-faktor penyebab, bukan sekadar penilaian baik-buruk

D. Mengabaikan data dan bukti di lapangan

E. Menyamakan sosiologi dengan ilmu hukum

Di media sosial berkembang tren "flexing" atau memamerkan kekayaan dan gaya hidup mewah yang memengaruhi standar keberhasilan di kalangan remaja perkotaan.

14. Jika dikaji melalui objek kajian sosiologi, fenomena tersebut merupakan bagian dari realitas sosial yang terkait dengan ....

A. Gejala alam yang tidak dapat dijelaskan secara sosial

B. Interaksi sosial dan pengaruhnya terhadap nilai serta perilaku dalam kehidupan bersama

C. Fenomena yang hanya dapat dijelaskan melalui ilmu ekonomi

D. Fakta yang berada di luar jangkauan kajian sosiologi

E. Fenomena individual yang tidak memiliki dimensi sosial

Seorang peneliti ingin mengkaji efektivitas program pemberdayaan UMKM di suatu desa. Ia mengombinasikan data statistik jumlah UMKM yang berkembang dengan wawancara mendalam terhadap beberapa pelaku usaha untuk memahami pengalaman mereka.

15. Strategi penelitian yang digunakan peneliti tersebut adalah ....

A. Metode kuantitatif murni

B. Metode kualitatif murni

C. Kombinasi metode kuantitatif dan kualitatif agar data lebih komprehensif

D. Metode yang tidak dikenal dalam kajian sosiologi

E. Observasi tanpa data pendukung


Bagian B — Uraian (Esai)

16. Sosiologi disebut sebagai ilmu yang bersifat non-etis karena tidak menilai baik-buruknya suatu fenomena sosial, namun di sisi lain hasil kajian sosiologi kerap digunakan sebagai dasar rekomendasi kebijakan sosial. Analisislah, mengapa kedua hal tersebut tidak saling bertentangan? Berikan contoh untuk memperkuat analisismu.

17. Bandingkan pendekatan Auguste Comte (positivisme) dan Max Weber (verstehen) dalam memahami masyarakat. Menurutmu, pendekatan mana yang lebih relevan digunakan untuk memahami maraknya fenomena "flexing" di media sosial? Jelaskan alasanmu.

18. Sebuah desa mengalami peningkatan pengangguran akibat otomatisasi mesin di pabrik tekstil setempat. Rancanglah kerangka penelitian sosiologi sederhana untuk mengkaji masalah tersebut, meliputi: (a) tujuan penelitian, (b) objek kajian, dan (c) metode yang digunakan beserta alasannya.

19. Jelaskan keterkaitan antara ciri kumulatif sosiologi dengan perkembangan pemikiran dari Auguste Comte, Émile Durkheim, hingga Max Weber. Mengapa proses tersebut penting bagi perkembangan sosiologi sebagai ilmu?

20. Evaluasilah pernyataan berikut: "Sosiologi hanya relevan untuk mengkaji masalah sosial berskala besar, seperti kemiskinan nasional atau konflik antarnegara, bukan kehidupan sehari-hari yang sederhana." Setujukah kamu dengan pernyataan tersebut? Berikan argumen berdasarkan konsep objek kajian dan realitas sosial dalam sosiologi.


 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar