Kamis, 07 September 2023

Kumpulan Puisi yang Diterbitkan

Oleh: Puguh Utomo

 

Motor Tua

Motor tua melaju

Mengantar ke tempat dituju

Menerjang deru debu

Berpacu dengan waktu

 

Rodanya terus berputar

Menyambut mentari bersinar

Menemani tuannya bersabar

Menjemput rezeki yang tersebar

 

Motor tua

Tetap setia

Menggapai asa

Sampai hilang jiwa

 

 

Ruang Kelas

Ruang kelas hanya batas

Menempa manusia cerdas

Bukan pemalas

Imajinasi tak terbatas

Arah yang jelas

Meja dan kursi sebagai alas

 

Muridku, lihatlah luar kelas

Dunia ini luas

Dunia tak selebar daun talas

Tak terbatas ruang kelas

 

 

Sungaiku Sayang, Sungaiku Malang

Dulu sungaiku bersih

Dulu sungaiku jernih

 

Sungaiku sayang

Dulu anak kecil suka berenang

Dulu anak kecil suka berpetualang

Tempatmu lapang

Airmu terkenang

 

Namun, sayang

Sungaiku kini malang

Banyak sampah mengambang

Tanpa bisa daur ulang

 

Kaki Mungil

Kakimu mungil

Tubuhmu kecil

Cara jalanmu masih labil

Bicaramu masih ganjil

Terkadang jatuh lewati kerikil

 

Kau sering jail

Suka rewel dan riwil

Betapa perjuangan ibumu saat hamil

 

Sahabatku

Pulpen di jarimu

Buku di tanganmu

Ponsel di sakumu

Layar laptop menu harianmu

Tas di punggungmu

Senyum tampak di wajahmu

 

Puluhan tahun jalani profesi itu

Mengajar, mendidik muridmu

Tak jemu jalani rutinitasmu

Seakan panggilan jiwamu

 

Sahabatku yang guru

Kami meneladanimu

Kesederhanaanmu layak ditiru

Pengabdianmu kami tak ragu

 

Gempa

Gempa

Menghentikan tawa manusia

Guncangannya mengejutkan dada

Alam tidak murka

Itu kekuasaan-Nya

 

Tanahku rawan gempa

Setiap saat siaga

Bangunan bisa renggut nyawa

 

 

Hemodialisa

Ketika

Ginjal tak berdaya

Hemodialisa

Pilihannya

 

Tak seindah nama

“cuci darah” / hemodialisa

Terapi sakit yang tidak biasa

 

Ibuku tercinta

Usiamu renta

Jadi pasien hemodialisa

Anakmu jatuh bangun dibuatnya

 

Sakit yang kau derita

Sakit yang luar biasa

Tiga tahun lamanya

Dua jarum lubangi lengan kirinya

Sepanjang usia

 

Sampai corona melanda

Akhirnya

Jiwamu terpisah dari raga

Ibu, kau tutup usia

Kau pergi ke alam baka

 

Puisi di atas telah diterbitkan dalam bentuk buku dalam karya bersama dengan guru dan karyawan MAN 2 Nganjuk. 

Puguh Utomo. Belajar menulis sejak di bangku kuliah (http://puguh-sosiologi.blogspot.com). Bekerja di MAN 2 Nganjuk. Mengajar sosiologi sejak 2011 sampai sekarang. Membina ekstrakurikuler jurnalistik sejak 2017 sampai sekarag. Mengajar kelas multimedia sejak 2020 sampai sekarang. No. wa 085646210949

 

 

 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar