Guru Bukan Sekadar Mengajar Pelajaran
Banyak orang mengira tugas guru hanya mengajar mata pelajaran.
Padahal, tugas guru jauh lebih luas dari itu.
Guru juga mengajarkan sikap,
cara berbicara,
cara bersikap jujur,
dan cara menghargai orang lain.
Kadang tanpa sadar,
murid tidak hanya meniru apa yang diajarkan,
tetapi juga meniru apa yang dilakukan gurunya.
Karena itu, guru tidak hanya dituntut pintar,
tetapi juga memberi contoh yang baik.
Setiap Murid Itu Berbeda
Di dalam satu kelas,
tidak ada murid yang benar-benar sama.
Ada yang cepat memahami pelajaran,
ada yang perlu waktu lebih lama.
Ada yang terlihat percaya diri,
ada pula yang sering diam tapi sebenarnya punya potensi besar.
Guru belajar bahwa tugasnya bukan membandingkan,
melainkan memahami.
Murid tidak butuh guru yang selalu marah,
tetapi guru yang mau mendengar dan membimbing.
Belajar Tidak Harus Takut Salah
Di awal tahun 2026 ini,
saya menyadari satu hal penting:
kelas seharusnya menjadi tempat yang aman.
Tempat bertanya tanpa takut ditertawakan.
Tempat salah tidak langsung disalahkan.
Tempat belajar menjadi proses, bukan tekanan.
Karena dari kesalahanlah seseorang belajar.
Dan dari proseslah seseorang tumbuh.
Guru Juga Masih Belajar
Guru bukan manusia sempurna.
Guru bisa lelah, bisa salah, dan bisa belajar.
Namun guru yang baik adalah guru yang mau memperbaiki diri.
Guru yang mau belajar dari muridnya.
Guru yang mau berubah menjadi lebih baik dari hari kemarin.
Karena saat guru terus belajar,
murid pun akan ikut semangat belajar.
Penutup
Awal tahun 2026 ini menjadi pengingat:
pendidikan bukan hanya tentang nilai dan peringkat.
Pendidikan adalah tentang proses menjadi manusia yang lebih baik.
Lebih jujur.
Lebih peduli.
Lebih bertanggung jawab.
Semoga sekolah dan madrasah
menjadi tempat yang menyenangkan untuk belajar,
dan guru serta murid
bisa tumbuh bersama,
pelan-pelan, tetapi penuh makna.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar